Toshiba Satellite L510 L515 Blue Screen? Ini penyebabnya!

TAKTIKTOP.com – Layar biru atau BSOD yang artinya Layar biru kematian adalah kondisi dimana sistem tidak dapat terus menjalankan mesin karena terjadi kesalahan pada komponen utama sistem operasi dan perangkat keras.

Toshiba Satelit L510

Disebut layar biru karena ketika situasi ini terjadi, sistem akan menampilkan layar biru beserta informasi alasannya. Juga menelepon Layar biru kematian karena dalam situasi ini akan muncul layar biru diikuti dengan sistem mati sendiri.

Blue screen bisa terjadi pada semua perangkat komputer, baik laptop maupun komputer desktop. Bahkan di sistem operasi lain, hal seperti layar biru dapat terjadi, tetapi istilah yang digunakan berbeda, misalnya kepanikan inti Di sistem operasi Linux.

Memang banyak hal yang bisa menyebabkan blue screen, namun blue screen khususnya bisa terjadi dengan alasan yang sama pada beberapa lini laptop. Dan tentunya resolusinya juga tidak sama dengan yang ada di lini notebook lainnya.

Dalam hal ini, jumlah kasus layar biru pada perangkat Toshiba Satellite L510 dan L515 akan dinaikkan. Blue screen laptop seri L510 ini sepertinya sudah mewabah atau sekedar penyakit massal, karena banyak laptop seri L510 yang terjangkit penyakit blue screen.

Blue screen Toshiba Satellite L510 biasanya terjadi pada saat laptop baru dihidupkan dan masih dalam proses boot up atau mencapai welcome screen, kemudian laptop tiba-tiba mengalami blue screen dan setelah beberapa menit laptop akan restart. atau mungkin juga mati.

Selain itu, blue screen Toshiba Satellite L510 dan L515 juga dapat terjadi ketika sistem memasuki desktop normal, tetapi hanya digunakan sebentar dan muncul di layar biru diikuti dengan shutdown sistem.

Sebenarnya apa sih penyebab banyak Toshiba L510 dan L515 yang blue screen? Kenapa ada begitu banyak yang selamat dari insiden yang sama? Yang pasti, ada beberapa hal yang harus diketahui terlebih dahulu, antara lain:

1. Periksa hard drive

Pemeriksaan kesehatan harddisk

Hal pertama yang harus dilakukan adalah pertama mencoba untuk memeriksa kesehatan hard drive. Untuk memastikan bahwa hard drive bebas dari bad sector. Jika hard disk sehat, tidak ada bad sector, Anda dapat langsung melanjutkan ke tahap identifikasi selanjutnya. Kalaupun ada bad sector yang tidak terlalu serius, Anda juga bisa langsung ke langkah identifikasi selanjutnya. Karena jika keadaan hardisk sudah bad sector parah, tidak bisa di instal ulang dan hardisk lain harus digunakan terlebih dahulu untuk melanjutkan proses.

2. Instal ulang

Instalasi sistem operasi

Solusi pertama adalah menginstal ulang sistem operasi, terlepas dari apakah layar biru tetap ada setelah menginstal ulang atau tidak. Jika masih berlanjut, atau saat penginstalan masih berlangsung, layar biru muncul lagi, coba langkah-langkah di bawah ini.

3. Periksa Bios

Nonaktifkan Pemrosesan Multi-Core

Untuk lebih memastikan penyebab layar biru Toshiba Satellite L510 dan L515, ada konfigurasi pada Bios yang perlu diganti. Untuk ini, buka tab di Bios Canggih lalu pilih Multi-Pemrosesan Inti tekan memasuki lalu pilih tidak bisa bekerja.

Bagi yang belum tau cara masuk ke BIOS, caranya adalah saat laptop baru menyala, muncul logo Toshiba, tekan tombol F2, maka sistem akan langsung masuk ke mode Bios dan ikuti langkah-langkah di atas.

setelah Inti multiprosesor dinonaktifkan, simpan konfigurasi dan keluar dari Bios, lalu izinkan sistem untuk mencoba memuat sistem operasi. Apakah blue screen masih terjadi atau tidak? Jika layar biru tidak muncul, maka penyebab masalah ini jelas dan positif.

Kalaupun blue screen masih muncul setelah Core multiprocessing dinonaktifkan, sedangkan harddisk juga sehat, setelah install ulang sistem masih sama, maka alasannya sama dengan kondisi di atas. Baca di bawah untuk mengetahui alasannya.

Alasan:
Penyebab kebanyakan blue screen pada Toshiba Satellite L510 dan L515 adalah besarnya arus listrik yang kurang dari batas standar saat sistem memulai proses booting, sehingga semua driver dan hardware akan terhubung, yang didalamnya terdapat semua peralatan. listrik akan dibutuhkan.

Tujuan mematikan Multi-Pemrosesan Inti pada bios sehingga jumlah core CPU yang berjalan pada CPU hanya satu, core yang lain akan dinonaktifkan sehingga jumlah daya yang dialirkan ke CPU hanya untuk satu core.

Ic Tokin

Jika sistem bisa masuk normal dengan mengaktifkan satu core saja, berarti masalahnya sederhana, yaitu komponen yang bertugas menyuplai listrik ke prosesor tidak mampu menyediakan kebutuhan listrik seluruh core prosesor.

Bertanggung jawab atas aliran arus listrik ke inti prosesor adalah sebuah komponen yang disebut Ic Tokin. Wujud asli Ic Tokin bisa dilihat pada gambar di atas. Untuk mengatasi masalah tersebut tentunya IC harus di ganti, dan untuk mengganti tentunya laptop harus di bongkar terlebih dahulu.

Jika Anda tidak terbiasa mengganti komponen pada motherboard laptop, lebih baik serahkan saja pada yang lebih profesional. Karena peralatan yang dibutuhkan tidak selalu dimiliki oleh masyarakat luas, seperti blower yang dibutuhkan untuk melepas komponen tersebut.

obligasi

Bagikan ini

Leave a Comment