Mengenal Konsep Gaya Hidup DINK, Sama Dengan Childfree?

Ihwal.id – Dalam suatu struktur anggota keluarga biasanya mencakup anak-anak. Namun tampaknya berbeda di Amerika Serikat. Banyak pasangan memilih menjalani gaya hidup DINK.

DINK adalah singkatan dari Penghasilan Ganda Tanpa Anak yang berarti penghasilan ganda tanpa anak. Konsep gaya hidup ini hampir mirip dengan childfree, dimana pasangan memilih untuk tidak memiliki anak.

Gaya hidup DINK umumnya digunakan untuk menggambarkan sebuah keluarga dimana sepasang suami istri memutuskan untuk tidak memiliki anak dan sama-sama bekerja.

Baca Juga: Hari Valentine, Ini Cara Mengungkapkan Cinta ke Orang Tersayang, Dijamin Baper!

Menurut data terbaru Biro Sensus AS, jumlah pasangan yang hidup tanpa anak telah meningkat sebesar 19% sejak tahun 1967. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pasangan yang menjalani gaya hidup DINK.

Selain itu, survei Pew Research Center pada tahun 2021 menemukan bahwa 44% orang tua berusia antara 18-49 tahun mengatakan kecil kemungkinannya mereka akan memiliki anak.

Angka ini naik dari 37% pada tahun 2018, yang menunjukkan meningkatnya tren pasangan yang menunda memiliki anak.

Munculnya gaya hidup DINK disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain tertundanya rata-rata usia menikah, alasan keuangan, dan pergeseran tujuan hidup.

Baca Juga: 7 Tips Berhenti Mencintai Seseorang yang Tidak Benar, Yuk Move On!

Mengapa Pasangan Memilih Gaya Hidup DINK?

Seperti hubungan dan struktur keluarga lainnya, gaya hidup DINK bukanlah istilah yang cocok untuk semua orang. Pasangan yang memilih menjalani gaya hidup DINK punya beragam alasan.

Terkadang gaya hidup DINK adalah sebuah pilihan. Ada yang memilih untuk tidak mempunyai anak, biasa disebut childfree, sedangkan ada pula yang mungkin bukan karena pilihan, sering disebut childless.

Gaya hidup DINK memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam menciptakan kehidupan terbaik.

Apa Manfaat Menjalani Gaya Hidup DINK?

Mereka yang memilih menjalani gaya hidup DINK karena tiga alasan utama: tidak pernah menginginkan anak, fokus pada kesejahteraan finansial, dan menginginkan kebebasan.

Leave a Comment