Makna Lagu “Whats Up” dari 4 Non Blades Yang Jelaskan Overthinking di Umur 25

PINUSI.COM, Jakarta – Apakah teman-teman Pinus kamu pernah mendengar atau sedang mendengarkan lagunya?Ada apamilik 4 Non Blades?. Rupanya sobat Pinus terlalu overthinking, Jumat (16/12/2022).

4 Tanpa Pisau

Lagu ciptaan Linda Perry ini dirilis pada tanggal 11 Juni 1993 dengan genre rock alternatif ini, liriknya cukup relevan dengan kehidupan manusia saat ini.

Pasalnya, dalam bait liriknya menceritakan tentang bagaimana seseorang yang telah menginjak usia 25 tahun dengan penuh harapan terus mendaki gunung harapan namun tidak mengetahui kapan ia akan mencapai tujuannya.

Dan kemudian orang tersebut menyadari bahwa banyak hal yang tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan orang lain. Tafsiran yang dimaksud adalah ketika seseorang merasa terpuruk atau sedang menghadapi masalah, maka ia memerlukan seseorang yang dapat menjadi tempat berkomunikasi yang nyaman atau yang saat ini disebut dengan “Rumah”.

Ketika kamu mempunyai “Rumah” ini akan ada yang mengingatkan ketika kamu melangkah di jalan yang salah, bersorak ketika kamu sedih dan juga berbagi kebahagiaan.

Dan biasanya, ketika seseorang memasuki fase usia 25 tahun, mereka enggan menceritakan sesuatu kepada orang lain, karena banyak faktor, mulai dari rasa tidak nyaman, tidak ingin terlihat sedih, atau bahkan terbentur kesedihan.

Sehingga seseorang hanya terbaring di tempat tidur dan menumpahkan isi kepalanya lewat tangis karena memenuhi kepalanya dengan banyak pertarungan antara keinginan, tanggung jawab dan rasa takut.

Kemudian orang tersebut setelah bangun tidur melangkah keluar kamar dan bertanya pada dirinya sendiri, “Apa yang terjadi?”.

Orang tersebut mencoba kembali menghadapi kenyataan dimulai dari harapan dan permasalahan yang dihadapi sepanjang waktu.

Dan seseorang itu hanya bisa bersandar dan berharap pada Tuhan akan adanya perubahan pada dirinya.

Jadi mungkin sobat Pinus sangat relevan dengan syair yang ada di lagu ini. Apalagi bagi anda yang merupakan tumpuan utama dalam keluarga anda, harapan anda untuk mencapai sesuatu dan anda selalu dihadapkan pada masalah, mungkin lagu ini cocok untuk anda yang sudah berumur 25 tahun.

Carmen von Rohr dari Rome News-Tribune mencatat akal sehat yang sangat membumi dari “Ada Apa?” dan juga menambahkan bahwa Linda Perry bernyanyi dengan suaranya yang kaya dan penuh perasaan tentang rasa frustrasi yang dia rasakan saat dia mencoba menyesuaikan diri dengan tempatnya di alam semesta.

Lirik “Whats Up” dari 4 Non Blades

25 tahun dan hidupku masih

Cobalah untuk mendaki bukit harapan yang besar itu

Untuk suatu tujuan

Saya segera menyadarinya ketika saya tahu saya harus melakukannya

Bahwa dunia terdiri dari persaudaraan manusia

Untuk apa pun artinya

Jadi kadang-kadang saya menangis ketika saya berbaring di tempat tidur

Hanya untuk mengeluarkan semuanya dari apa yang ada di kepalaku

Dan aku, aku merasa sedikit aneh

Jadi saya bangun di pagi hari dan melangkah keluar

Dan aku menarik napas dalam-dalam dan aku merasa sangat mabuk

Dan aku berteriak sekuat tenaga

“Apa yang sedang terjadi?”

Dan saya berkata, hei-mata-mata

Hei-mata-mata

Saya berkata, “Hei, a-apa yang terjadi?”

Dan saya berkata, hei-mata-mata

Hei-mata-mata

Saya berkata, “Hei, a-apa yang terjadi?”

Ooh, ooh

Ooh

Ooh, eh ya

Ooh, ooh

Ooh

Ooh, eh ya

Dan saya mencoba

Ya Tuhan, bolehkah aku mencoba

Saya mencoba sepanjang waktu

Di institusi ini

Dan saya berdoa

Ya Tuhan, bolehkah aku berdoa

Saya berdoa setiap hari

Untuk revolusi

Jadi kadang-kadang saya menangis ketika saya berbaring di tempat tidur

Hanya untuk mengeluarkan semuanya, apa yang ada di kepalaku

Dan aku, aku merasa sedikit aneh

Jadi saya bangun di pagi hari dan melangkah keluar

Dan aku menarik napas dalam-dalam dan aku merasa sangat mabuk

Dan aku berteriak sekuat tenaga

“Apa yang sedang terjadi?”

Dan saya berkata, hei-mata-mata

Hei-mata-mata

Saya berkata, “Hei, apa yang terjadi?”

Dan saya berkata, hei-mata-mata

Hei-mata-mata

Saya berkata, “Hei, a-apa yang terjadi?”

Dan saya berkata, hei-mata-mata

(Bangun di pagi hari dan keluar)

Hei-mata-mata

(Ambil napas dalam-dalam dan saya menjadi sangat mabuk)

(Dan aku berteriak)

Saya berkata, “Hei, a-apa yang terjadi?”

Dan saya berkata, hei-mata-mata

(Bangun di pagi hari dan keluar)

Hei-ey, ya ya ya

(Ambil napas dalam-dalam dan saya menjadi sangat mabuk)

(Dan aku berteriak)

Saya berkata, “Hei, a-apa yang terjadi?”

Ooh, ooh

Ooh

Ooh, eh ya

25 tahun dan hidupku masih

Cobalah untuk mendaki bukit harapan yang besar itu

Untuk suatu tujuan, mmm

Leave a Comment