Viral Batik Air Panas dan Berasap hingga Delay 2 Jam, Ini Sebabnya

PilihanIndonesia.com – Batik Air memberikan klarifikasi terkait viralnya permasalahan pesawat penerbangan Jakarta-Medan yang disebut-sebut mengeluarkan asap putih dan suara ledakan di dalam kabin. Akibat hal tersebut, pesawat pun mengalaminya terlambat hingga 2 jam.

Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang M. Prihantoro mengatakan, kejadian tersebut dialami seorang penumpang bernomor penerbangan ID-6842 dalam rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) menuju Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Utara. Sumatera (KNO).

Batik Air meminta maaf atas keterlambatan pemberangkatan penerbangan ID-6842 yang dijadwalkan terbang pada pukul 19.00 WIB dengan pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LUZ.

Baca Juga: Bantu Ukraina, Polandia Siap Kirim Pesawat Tempur MiG-29

Keberangkatan sempat tertunda kurang lebih 120 menit karena adanya pergantian pesawat yang digunakan menjadi pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LAZ, ujarnya dalam siaran pers, dikutip Sabtu (22/4/2023).

Danang menjelaskan, saat itu pesawat akan berangkat sesuai jadwal yang ada. Namun tiba-tiba pesawat mengalami gangguan teknis dan memerlukan waktu untuk pengecekan dan perbaikan.

Setelah pilot berkoordinasi dengan teknisi, diputuskan pesawat tidak bisa berangkat. Hal ini mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Baca Juga: Daftar Harga Tiket Pesawat Jakarta, Yogyakarta, Bali Saat Mudik Lebaran

Para penumpang diarahkan kembali ke ruang tunggu bandara hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Terkait asap dan suara ledakan yang terdengar sebelum pesawat lepas landas disebabkan oleh kerusakan sistem ventilasi AC pesawat. Sistem ventilasi ini mulai beroperasi dan mulai menyalurkan udara segar dari luar ke dalam kabin pesawat.

“Saat udara memasuki kabin pesawat yang lebih dingin, suhunya menurun dan kelembapannya meningkat, sehingga udara ini lebih terlihat seperti kabut putih,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Bakal Sebar Identitas dan Foto 15 Tersangka Pembakaran Pesawat Udara Susi, Salah Satunya Egianus Kogoya

Aliran udara tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan dan tidak berdampak negatif terhadap keselamatan penerbangan. Sirkulasi udara ini menjadi tanda bahwa sistem ventilasi berfungsi dengan baik dan memberikan kenyamanan udara segar bagi penumpang selama penerbangan.

Namun di sisi lain, suara ledakan yang terdengar disebut sebagai kebisingan yang berasal dari Ground Turbine Compressor (GTC). Suara ini terdengar di dalam pesawat, terutama saat berada di dekat mesin pesawat atau di sekitar area penumpang akibat adanya proses pengisapan dan proses peningkatan tekanan udara.

Leave a Comment