Tea Time, Sebutan Jam Rehat Masyarakat Inggris

Ihwal.id – Sebagian masyarakat Indonesia menghabiskan waktu istirahatnya dengan minum kopi, sedangkan orang Inggris gemar minum teh saat istirahat.

Waktu Minum Teh adalah istilah populer, baik Inggris maupun internasional, yang menggambarkan minum teh di sore hari.

Kebiasaan ini mulai populer pada abad ke-17, ketika istri Raja Charles II kerap meminum teh berkualitas di sela-sela kesibukannya, dan akhirnya melirik keluarga kerajaan lainnya.

Namun ternyata, istilah tersebut lahir karena kebiasaan masyarakat Inggris yang minum teh di sore hari, namun di sela waktu istirahat mereka meminum teh kapan saja.

Secara umum ada 3 istilah waktu minum teh dibedakan berdasarkan jam istirahat, yaitu Sebelas. Teh Sore, Dan Teh Tinggi.

Baca Juga: 5 Hal Mengapa Bahasa Prancis Menjadi Bahasa Internasional Kedua

Sebelasadalah istilah waktu istirahat dengan menyajikan teh sekitar jam 11 pagi.

Selain teh, disediakan juga beberapa makanan ringan lainnya seperti muffin, scone, atau biskuit. Pada jam ini biasanya kopi disajikan.

Kebiasaan Teh Sore berasal dari kebiasaan menyajikan makanan ringan setelah makan siang. Kebiasaan inilah yang mempopulerkan istilah “Tea Time”.

Teh Sore biasanya disajikan sekitar jam 3-4 sore. Namun, Teh Sore adalah kebiasaan yang cukup formal.

Teh Tinggi, terlepas dari namanya, sebenarnya dimulai dari kelas bawah. Bagi pekerja di Inggris yang baru mengalami industrialisasi, waktu minum teh harus menunggu hingga selesai bekerja.

Teh Tinggi sering disajikan dengan teh yang lebih panas dengan sensasi yang lebih kuat.

Baca Juga : Asal Usul Matador dan Mengapa Diidentikkan dengan Corak Warna Merah

Sebut saja “Teh Tinggi” mungkin bisa menjadi cara untuk membedakannya Teh Sore.

Sumber: SCMP, time.com, learnenglishteens.britishcouncil.org, skymountaincoffee.com

Leave a Comment