Sejarah Masjid Agung Cimahi

INFOCIMAHI – Tempat ibadah yang sudah ada sejak zaman dahulu ini memiliki perjalanan menarik hingga kemegahan Masjid Agung Cimahi. Masjid ini didirikan pada tahun 1962, pada awalnya masjid ini hanya berupa bangunan panggung seluas 200 M² yang konstruksinya terbuat dari kayu dan bambu dengan atap genteng dan pondasi batu. Bangunan sederhana ini didirikan pada tahun 1817/340 H di jalan RH.M. Nasir (Abu Nasir) melalui ahli warisnya, Rd. Hj. Halimah Basya.

Masjid yang terletak di Jl Kaum No 1 Kota Cimahi ini berada di pusat Kota Cimahi yang berbatasan langsung dengan Alun-Alun Kota Cimahi. Pada tahun 1960 rumah-rumah di sekitar kawasan masjid dipindahkan dan dilakukan perombakan besar-besaran dan diresmikan pada tanggal 1 Juni 1979 oleh Bupati KDH Tk II Bandung, Lily Sumantri.

Beberapa pembangunan dilakukan secara bertahap dalam perluasan Masjid Raya, mulai dari pembangunan menara setinggi 17 meter, pembangunan aula, sekretariat DKM, dll hingga saat ini dengan kemegahan Masjid Agung Kota Cimahi.

Bangunan Masjidil Haram saat ini masih menampilkan kesan tradisional dengan atap bertumpuk tiga tingkat. Hal yang unik dan menarik dari arsitektur masjid ini adalah ruang utama yang memanjang tanpa tiang tengah berkat struktur atap yang begitu kokoh. Atapnya ditopang dengan susunan batang-batang baja sehingga membentuk rangkaian rangka atap yang kokoh dan unik.

Halaman masjid yang luas dan seperti desain Masjid Nabawi di Madinah yang memiliki payung besar membuat Masjid Agung Kota Cimahi mempunyai kesan menarik dan unik.

Leave a Comment