Mengenal Pakaian Adat Madura Pria dan Wanita

Halo Teman MI!

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan baju loreng merah putih atau loreng hitam merah yang biasa dipakai oleh masyarakat Madura.

Pakaian adat Madura ternyata banyak macamnya lho, tidak hanya baju loreng saja yang sering dipakai oleh para pembuat sate Madura.

Yuk Kenali Apa Itu Pakaian Adat Madura!

Pakaian Adat Madura

Pakaian adat Madura biasanya dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu pakaian adat bangsawan, pakaian adat Madura laki-laki, pakaian adat Madura perempuan, dan pakaian mantenan.

Pakaian adat untuk kaum bangsawan

Pakaian Adat Bangsawan Madura
Sumber: cornersuramadu.com

Pakaian adat para bangsawan tentunya hanya boleh dikenakan oleh orang-orang keturunan bangsawan saja. Karena khusus kaum bangsawan, pakaian ini terkesan lebih istimewa dibandingkan pakaian lainnya.

Penampilan menjadi lebih mewah dan istimewa karena fungsi pakaian untuk menunjukkan status sosial kaum bangsawan.

Jadi yang memakai Baju ini tentunya tidak boleh sembarang orang.

Perlu sobat ketahui bahwa ada 3 status sosial yang berlaku di Madura yaitu masyarakat Kene’, Ponggaba dan Parijaji.

Masyarakat Kene’ merupakan masyarakat dengan status sosial paling rendah yang terdiri dari petani, nelayan, dan masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan tetap.

Ponggaba adalah sekelompok orang yang bekerja secara rutin khususnya pada instansi pemerintahan.

Perijaji merupakan lapisan paling atas yaitu kaum bangsawan.

Pakaian adat yang dikenakan oleh laki-laki disebut ‘rasughan totop’ untuk bagian atas, sedangkan bagian bawah menggunakan sampai kebeng.

Baju Adat Madura Pria

Baju Adat Madura Pria
Sumber: goodminds.id

Pastinya kalian pernah menjumpai baju adat madura untuk pria yang satu ini, apalagi sobat yang suka membeli sate madura. Pasti anda tahu betul kalau baju ini sering dipakai oleh para pedagang sate Madura.

Pakaian ini memang lebih familiar dibandingkan dengan pakaian adat Madura lainnya, karena pakaian tersebut dapat dipakai untuk aktivitas sehari-hari dan tidak khusus digunakan hanya untuk aktivitas tertentu saja.

Berbeda dengan pakaian kerajaan atau pakaian formal yang hanya bisa dikenakan pada acara-acara tertentu.

Kemeja adat Madura pria ini merupakan kemeja bermotif garis-garis merah putih yang dibalut dengan rompi lengan panjang berwarna hitam pada bagian luarnya.

Baju bergaris merah putih disebut sakera, sedangkan baju luar berwarna hitam disebut pesa’an.

Untuk aksesorisnya, pria biasanya menggunakan kain penutup kepala yang disebut odheng.

Gunakan juga ikat pinggang katemangtrompa atau alas kaki dan sabit adalah senjata tradisional Madura.

Pakaian Adat Wanita Madura

Pakaian Adat Wanita Madura
Sumber: pinterest.com

Pakaian adat Madura untuk wanita sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang dikenakan oleh bangsawan dan masyarakat biasa.

Baju ini disebut dengan kebaya rancongan dan baju agung. Kebaya rancongan hampir mirip dengan kebaya pada umumnya. Modelnya berlengan panjang dan dilengkapi dengan stagen atau odhet diikat ke perut.

Kebaya ini umumnya berwarna cerah dan mencolok, seperti hijau, biru, atau merah, yang dibentuk sesuai dengan lekuk tubuh pemakainya. Untuk bawahannya menggunakan sarung batik dengan motif lasem, tabiruan, atau storjan.

Perbedaan pakaian adat wanita bangsawan dengan masyarakat awam hanya terletak pada aksesoris yang lebih banyak dikenakannya.

Hiasan atau aksesoris yang digunakan oleh kaum bangsawan biasanya berupa bunga dan perhiasan emas berupa kalung, cincin, dan anting.

Ornamen bunga hadir untuk menunjukkan keanggunan dan ketenangan wanita Madura, sedangkan perhiasan emas menunjukkan status sosial.

Pakaian Adat Madura untuk Mantenan

Baju Manten Madura
Sumber: orami.co.id

Pakaian adat ini digunakan bagi kedua mempelai yang sedang melaksanakan acara pernikahan. Ada 2 jenis pakaian, yaitu kaputren Dan legung.

Baju Kaputren berupa kebaya lengan panjang berbahan kain beludru. Untuk penggunaan bagian bawah Sampel/sarung Batik Madura.

Sedangkan untuk pakaian legung berupa kain kemben yang digunakan oleh mempelai wanita, untuk mempelai pria menggunakan kain di bawah dada.

Pakaian kaputren Dan legung biasanya digunakan oleh para manten Madura pada zaman dahulu, pada masa kini pakaian tersebut sudah mengalami modifikasi.

Saat ini baju manten yang digunakan berbahan beludru yang disulam dengan emas dan terdiri dari berbagai warna sesuai pilihan calon pengantin.

Nah, sekarang anda sudah tahu tentang beberapa pakaian adat Madura. Yuk kenali juga pakaian adat dari daerah lain!

BACA JUGA: Apa saja jenis-jenis pakaian adat Sunda?

Jangan lupa untuk terus membaca postingan kami ya sobat MI. Mudah. Dengan sekali klik Di Sini. Rasakan manfaat, kesenangan, dan keseruan mengenal Indonesia melalui postingan di website dan akun media sosial mengenal Indonesia.

Leave a Comment